Ya, ini buat kalian.

Thursday, March 21, 2013



Senja ini beda lagi.

Aku di sudut kamarku, seperti biasa menunggu turunnya hujan di balik jendela itu.
“Semoga dia datang. Aku harus bilang selamat tinggal.” Pikirku
Karena, hari ini hujan itu resmi bukan buat aku lagi.
Hujan yang biasanya jadi penawar rindu. Beralih pergi dari sudut kamarku.
Pemilik dia, sudah bukan aku lagi.
Dia resmi jadi milik orang itu. 
Itu loh, yang lagi disebelah kamu itu..
Pada akhirnya, hujan itu juga harus pergi ikut kamu.

Walau hanya sebentar, waktunya cukup mengisi buatku.
Haah, apa memang sudah tradisinya kalau ada yang pergi, kenangan dengan yang pergi itu pun ikut mengikuti jejaknya?
Setidaknya aku harap hujan itu tetap disini. Menemani senjaku yang penuh kata tunggu.
Karena dia, satu - satunya yang bisa buat aku ingat sama kamu.
Entahlah, sudah sepantasnya aku tidak bicara begini.
Ini hari jadi kalian. Aku enggan merusak itu.
Jadi, Selamat dulu buat kalian.
Jaga baik - baik hujanku. Hujan penuh kenangan itu.

Untuk kalian, aku doakan dari sudut kamarku.


“Semoga dia bisa bahagiakan kamu. Selayaknya, melebihi aku.”
“Semoga dia bisa jaga kamu. Selayaknya, melebihi aku.”
“Semoga dia bisa sayang sama kamu. Tapi, soal ini dia gabisa melebihi aku.”

Untuk musisi

Tuesday, March 19, 2013

“Musisi itu pekerjaan yang mulia, mereka menyusun kata dilatar belakangi susunan nada. Buat orang mudah mencerna dan mudah suka.” *semoga semua musisi didunia masuk surga….


“Lagu dan music itu indah. Sekedar dari judul, kita bisa mengartikannya lebih. Entah itu bahagia atau tidak. Aku yakin semua orang didunia pasti mendengarkannya. Sebab mereka membuat kata jadi universal walaupun itu kata mereka pada dasarnya. “